The Simple Way Port Knocking On Mikrotik | Cara Mudah Mengetuk Port Di Mikrotik

Soefyan Syah
Soefyan Syah2 Apr 2021
FirewallMikrotikNetwork

Port Knocking merupakan sebuah metode yang dibuat untuk membuka port penting di drop oleh rule firewall untuk menghindari serangan. Port Knocking bekerja dengan cara mengirimkan packet atau koneksi yang di buat sedemikian rupa menggunakan koneksi protocol TCP, UDP ataupun ICMP.

Methode Port Knocking Mikrotik
Photo by lalesh aldarwish from Pexels | Methode Port Knocking Mikrotik

Simple Port Knocking

Port Knocking merupakan sebuah metode yang dibuat untuk membuka port penting di drop oleh rule firewall untuk menghindari serangan. Port Knocking bekerja dengan cara mengirimkan packet atau koneksi yang di buat sedemikian rupa menggunakan koneksi protocol TCP, UDP ataupun ICMP.

Rule knocking yang di buat sedemikian rupa seolah olah menjadi sebuah password, jika koneksi atau packet sesuai rule knocking akan membuat port tertentu active/open hanya oleh koneksi yang sudah melakukan port knocking. Rule port knocking di konfirgurasi secara dinamis drop dan access pada sebuah port yang di tentukan.

Dengan cara Port Knocking , perangkat jaringan seperti Router yang di manage admin jaringan akan menjadi aman, karena admin jaringan bisa melakukan blocking port-port yang rentan terkena serangan serangan seperti Winbox (tcp 8291), SSH (tcp 22), Telnet (tcp 23) atau webfig (tcp 80). Jika dilakukan port scanning port yang sudah di daftarkan terlihat tertutup.

Admin jaringan tetap dapat melakukan konfigurasi dan monitoring pada router yang di manage dengan aman. akan tetapi harus melakukan langkah-langkah khusus (knocking) agar bisa diijinkan oleh firewall untuk akses port Winbox, SSH,dsb.

Methode Port Knocking Mikrotik

Agar bisa menerapkan metode port knocking sederhana pada router mikrotik, kita dapat menggunakan fitur Address-List pada Router. Fitur Address-List digunakan untuk melakukan pengelompokan / grouping IP Address dan selanjutnya group IP tersebut dapat digunakan pada fitur lain seperti Firewall Filter, NAT atau Mangle.

Study Kasus

kasus yang mau kita bahas kali ini adalah Port Knocking, bagaimana sebuah host hanya akan di izinkan melakukan akses pada port 8291 TCP Winbox, jika sudah melakukan port knocking dengan melakukan knock menggunakan protocol ICMP(PING) terlebih dahulu.

Pemecahan Masalah

Host melakukan port knocking dengan cara ping(ICMP) ke router, kemudian router akan menditeksi knocking sehingga akan melakukan add to address-list secara otomatis sebagai ip host yang di izikan untuk melakukan akses Winbox(8291 TCP), untuk kemudian host tersebut dapat melakukan akses.

Tahap Konfigurasi Router Mikrotik

Untuk dapat mebuat grouping IP secara otomatis kita dapat memanfaatkan fitur Firewall Filter. Dengan cara, lakukan konfigurasi matcher Firewall. Spesifikan dengan hanya traffic ping (icmp) ke Router yang akan ditangkap.

IP->Firewall->Rule

Kemudian klick tab action dan gunakan action=add-src-to-address-list agar IP Address user yang sudah melakukan knocking dengan cara ping di masukan ke dalam group

Nama group bisa didefinisikan pada parameter Address List. Jika menghendaki IP tersebut tidak selamanya ada di dalam daftar group atau hanya sementaran, maka dapat definisikan parameter Timeout. 00:01:00 makan address list hanya akan di simpan selama 1menit.

Sampai langkah ini, jika ada host yang melakukan ping ke Router maka ip user tersebut akan dimasukkan ke dalam Address-List dengan nama=ping.

Perbedaan Address-List yang ditambahkan secara otomatis terletak pada flag "D" di depan nya. Karena sebelumnya TimeOut ditentukan maka IP Address tersebut akan dihapus otomatis dari daftar pada saat TimeOut habis.

Kemudian yang harus dilakukan adalah membuat rule Firewall Filter untuk dapat melakukan blocking akses Winbox ke Router dari sumber (src-address) selain dari IP Address yang sudah masuk dalam Address-List.

Tentu saja tidak hanya Winbox saja yang bisa kita definisikan pada matcher, tetapi bisa juga Telnet ,SSH,FTP dan webfig agar lebih aman.

Selanjutnya spesifikan src-address dari paket data yang akan ditangkap. Untuk kasus ini kita bisa menggunakan nama address-list yang sebelumnya ditambahkan secara otomatis.

Karena yang akan kita tangkap adalah traffic data dari selain IP yang sudah terdaftar maka kita bisa menggunakan logika NOT (!). Langkah terakhir adalah penentuan action. Untuk tujuan blocking gunakan action=drop.

Jika dilihat keseluruhan rule Firewall Filter yang dibuat menjadi seperti berikut,

Oke untuk konfigurasi sudah selesai, dan bisa di lakukan pengetesan pada router local. Kofigurasi ini masih standart dan dapat di kembangkan lagi sesuai kebutuhan lapangan .
Sumber mikrotik.co.id.

Soefyan Syah

Written by Soefyan Syah

Hey there! I hope you find this post useful. If you have anything to say, questions or feedback, send me a tweet or an email.